Sunday, January 2, 2011

kemuliaan Sholat


بسم الله الرحمن الرحبم

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (77) وَجَاهِدُوا فِي اللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِ هُوَ اجْتَبَاكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ مِلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قَبْلُ وَفِي هَذَا لِيَكُونَ الرَّسُولُ شَهِيدًا عَلَيْكُمْ وَتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَاعْتَصِمُوا بِاللَّهِ هُوَ مَوْلَاكُمْ فَنِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ (78)
الحج: 78-77
“ Hai orang – orang yang beriman. Ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar – benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali – kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan, (ikutilah) agama orang tuamu Ibrohim, Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang – orang muslim dari dahulu, dan (begitu pulah) dalam ( Al Qur’an) ini, supaya Rosul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.”
 TUJUAN YANG DI MAKSUD ADALAH :
 Anjuran untuk berbuat kebaikan dan memerangi kejelekan.
 KORELASI  DENGAN AYAT SSEBELUMNYA
ketika Allah menyebutkan tentang ilmunya terhadap keaadaan orang – orang mukalaf dan yang meliputi tentangnya, dan sesungguhnya tempat kembali segala urusan  itu kepada Allah Subhanahu wa ta’aala agar mereka jerah dalam kejelekan, kemudian  mereka selalu  bersunguh-sunguh dalam kebaikan, maka anjuran untuk seseorang berbuat kebaikan dan memerangi kejelekan.  
TAFSIR AYAT
Dan seruan pangilan di ayat ini adalah dengan disifati orang-orang yang beriman seperti dalam perkataa-Nya:   “ Hai orang – orang yang beriman”   untuk anjuran melaksanakan, kemudian:  Ruku’lah kamu, sujudlah kamu”  yaitu sholatlah kalian, bahwasanya Allah menyebutkan di dalam ayat ini tentang sholat dengan istilah rukuk dan sujud dikarenakan keutamaanya, dan anjuran sholat dikarenakan paling mulianya ibadah dari ibadah-ibadah yang lain, maka sholat adalah penyejuk mata seperti perkataan Rosulullah  sholallahu alaihi wa sallam: “dan dijadikanlah penyejuk mataku adalah dengan sholat” oleh karena itu permulaan ayat ini dengan perintah sholat kemudian ditegaskan kembali  perintah untuk mendirikan sholat  di dalam ayat yang lain (فأقيموا الصلا ة)  artinya (واعبدوا ربكم) yaitu: tunduklah kalian dengan sebenar-benarnya tunduk  dengan sertailah bersama kalian tujuan untuk mendapatkan cinta dari Tuan atau Raja kalian Dialah yang membenarkan dan memudahkan segala urusan kalian (وافعلوا الخير)   dan perluaaslah dalam berbuat kebaikan dengan secara umum atau dengan secara khusus, dan kerjakanlah apa –apa yang beermanfaat buat kalian dan tanah air kalian, Kemudian (لعلكم تفلحون) yaitu: semoga kalian menang dan beruntung, dan disinilah tempat bersujud tilawah karena perintah denganya: dan ini adalah madhab dari Ahmad, Syafii, dan sebagian  para ahli ilmu berbeda dengan abu hanifah dia mengatakan: “bahwasanya maksud sujud di dalamnya adalah sholat karena persamaanya dengan rukuk dan bukan sujud  tilawah.

Kemudian  perkataa-Nya: “ dan berjihadlah kamu  pada  jalan Allah dengan  jihad  sebenar-benarya jihad” dan itu adalah puncak perintah dalam  islam, yaitu:  Dan curahkanlah  segala kemampuan, tenaga  untuk apa-apa yang menjunjung kalimat Allah  didepan musuh-musuh islam, dan janganlah ada rasa takut dari celaan orang yang mencela selama kalian di jalan Allah.
Dan arti dari: “. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali – kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan” Allah telah memilih dan memu.liakan  kalian dengan menjadikan agama yang dibawa kalian  jalan  yang  lurus,dan sunguh tidak akan agama  islam ini menjadikan sulit dan sempit buat kalian,  akan tetapi ia melepaskan dari diri kalian kesulitan dan kerugian seperti yang terdapat oleh orang – orang terdahulu, dan Allah menginginkan kalian kemudahan dan tidak menginginkan kesulitan,  sedangkan  pencuri, pezina, pembunuh maka mereka telah  mendatangkan un kesulitan bagi dirinya. Dan bahwasanya agama islam menjadikan itu semua untuk keselamatan umatnya dan keamanan untuk masyarakat pula.
Dan menjadinya nashob dari kalimat (ملة)  dengan maksud  yiatu: ikutilah  atau berpegang teguhlah dengan kalimat ayah kalian yaitu  ibrahim alaihi sallam  (ملة ابيكم إبراهيم) dan kemudian (هو سماكم) yaitu Allah,dialah yang meberi nama kalian dengan islam, dan penyebutan dengan kata ganti  bertujuan untuk pengagungan Allah subhanahu wa ta’aala  dan kemudian ( من قبل وفي هذا)  yaitu: dari sebelum Al – qur’an diturunkan dan hingga di dalamnya islam telah ada.
Dan kemudian: “ supaya Rosul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu menjadi saksi atas segenap manusia”  yaitu: pada hari kiamat Rosulullah  bersaksi bahwasanya Ia telah menyampaikan kepada umatnya, dan kalian umat bersaksi bahwasnya Rosulullah telah menyampaikan kepada umatnya, dan itu semua yang diceritakan Allah atas mereka dari kabar – kabar dalam  Al qur’an yang  agung  atas lisan nabi – Nya yang  mulia sholallahu  alaihi wa sallam, dan kemudian huruf ( الفاء)  di dalam  perkataanya  (فأ قيم الصلاة)  untuk merapikan apa – apa yang sesudahnya dari sebelumya, yaitu: dan jika Allah mengkhususkan kalian dengan kemuliaan maka dekatkanlah diri kalian dalam berbagai ketaqwaan kepada Allah dan lebih khususnya mendirikan sholat dan menunaikan zakat, dan sesunguhnya dengan di khususkanya sholat dan zakat atas kemuliaan dan keutamaanya.    
Sebagaimana terulang kembali tentang sholat untuk menambahkan kepastihan perintah tentangnya. Dan perkataan – Nya: “ berpeganglah kamu pada tali Allah”  dan percayalah kepada Allah dan bersandarlah kalian kepadanya, dan kembalikanlah segala urusan kepadanya,  “Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong”  yaitu: dia Pelindung segala urusan dan penolong kalian, dan Dialah sebaik – baik Pelindung dan Penolong.
Hukum – Hukum :
·         Diwajibkanya mendirikan sholat
·         Diwajibkanya ikhlas kepada Allah semata dalam seluruh ibadah  kepadanya
·         Disunnahkan untuk berjuang dalam perbaikan umat
·         Diwajibkannya berjihad
·         Kesulitan mendatangkan kemudahan
·         Keadaan doruroh membolehkan hal – hal yang dilarang
·         Diwajibkanya zakat
·         Diwajibkanya berserah diri hanya kepada Allah subhanahu wa ta’aala semata
·         Asal dari setiap muslim adalah kebaikan

            

No comments:

Post a Comment